Sejarah Vampire Survivors: Dari Proyek Kecil poncle hingga Pemenang BAFTA

Sedikit game indie yang punya dampak sebesar Vampire Survivors. Game dengan grafis bergaya 16-bit ini melahirkan gelombang game “survivors-like” atau “bullet heaven”. Berikut perjalanan perkembangannya berdasarkan informasi resmi yang dapat diverifikasi.
Awal Mula: Proyek poncle
Vampire Survivors dibuat oleh Luca Galante di bawah nama studio poncle. Estetika dan suasananya terinspirasi dari seri Castlevania, sementara ide dasarnya adalah membalik formula shoot ‘em up: musuh membanjiri layar, pemain yang menjadi pusat “hujan peluru”. Game ini masuk early access di Steam pada Desember 2021 dengan harga sangat terjangkau.
Meledak Lewat Mulut ke Mulut
Pada awal 2022, game ini viral berkat streamer dan video YouTube. Desain “satu run singkat lagi” yang sangat adiktif, harga murah, dan update yang rutin membuat jumlah pemainnya melonjak.
Rilis 1.0 dan Ekspansi Platform
Versi 1.0 dirilis pada Oktober 2022. Setelah itu game hadir di Xbox, perangkat mobile (iOS dan Android) secara gratis dengan iklan opsional, Nintendo Switch, hingga PlayStation. Mode co-op lokal juga ditambahkan lewat update.
DLC dan Kolaborasi
poncle merilis sejumlah DLC berbayar dengan harga murah, di antaranya:
- Legacy of the Moonspell – stage dan karakter bertema Jepang.
- Tides of the Foscari – stage baru bernuansa fantasi laut.
- Emergency Meeting – kolaborasi dengan Among Us.
- Operation Guns – kolaborasi dengan seri Contra milik Konami.
- Ode to Castlevania – kolaborasi resmi dengan Castlevania, sumber inspirasi awal game ini.
Update gratis untuk game utama juga terus menambahkan senjata, karakter, dan mode. Ringkasan senjata dasar dan evolusinya dapat dibaca di daftar weapon evolution.
Pengakuan Industri
Vampire Survivors memenangkan penghargaan Best Game di BAFTA Games Awards 2023, mengalahkan judul-judul besar beranggaran tinggi. Ini menjadi bukti bahwa desain gameplay yang kuat bisa bersaing tanpa grafis mahal.
Warisan: Genre Survivors-like
Kesuksesannya memicu banyak game dengan formula serupa: serangan otomatis, gelombang musuh besar, dan pilihan upgrade saat naik level. Bagi pemain baru yang ingin memulai, simak strategi build untuk pemula. Penggemar indie juga bisa membaca review INSIDE, karya studio indie Denmark Playdead.


